Hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Rumah Sakit Ben Mari Malang
Correlation between anxiety levels and hypertension among older adults at Ben Mari Hospital, Malang
Keywords:
Hipertensi, kecemasan, lansia, tekanan darahAbstract
Kecemasan merupakan faktor psikologis yang berpotensi memengaruhi kondisi fisiologis lansia, termasuk peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dan kejadian hipertensi pada lansia di Rumah Sakit Ben Mari Malang. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan potong lintang pada 60 lansia dengan diagnosis hipertensi yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety, sedangkan derajat hipertensi ditentukan berdasarkan klasifikasi tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan berat (65,0%) dan berada pada kategori hipertensi derajat 2 (55,0%). Lansia dengan kecemasan berat lebih banyak ditemukan pada kelompok hipertensi derajat 2 (55,0%) dibandingkan kategori lainnya. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dan kejadian hipertensi pada lansia (p < 0,001) dengan kekuatan hubungan yang tinggi (r = 0,838). Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan berhubungan dengan derajat hipertensi pada lansia, sehingga pengelolaan aspek psikologis perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya pengendalian hipertensi pada populasi lanjut usia.
Anxiety is a psychological factor that may influence physiological conditions in older adults, including elevated blood pressure. This study aimed to analyze the relationship between anxiety levels and the occurrence of hypertension among older adults at Ben Mari Hospital, Malang. A correlational study with a cross-sectional design was conducted among 60 older adults diagnosed with hypertension, selected using accidental sampling. Anxiety levels were assessed using the Hamilton Rating Scale for Anxiety, while the degree of hypertension was determined based on blood pressure classification. The results showed that the majority of respondents experienced severe anxiety (65.0%) and were classified as having stage 2 hypertension (55.0%). Older adults with severe anxiety were more frequently found in the stage 2 hypertension group compared with other categories. Bivariate analysis demonstrated a statistically significant association between anxiety levels and the occurrence of hypertension among older adults (p < 0.001), with a high correlation coefficient (r = 0.838). These findings indicate that anxiety levels are associated with the degree of hypertension in older adults, suggesting that psychological factors should be considered as part of comprehensive hypertension management in the elderly population.
Downloads
References
Bhelkar, S., et al. (2018). Association between stress and hypertension among adults more than 30 years: A case-control study. National Journal of Community Medicine, 9(6), 430–433.
Chrisnawati, G., & Aldino, T. (2019). Aplikasi pengukuran tingkat kecemasan berdasarkan skala HARS berbasis Android. Jurnal Teknik Komputer, 5(2), 277–282.
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. (2022). Profil kesehatan Kabupaten Malang. Malang: Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.
Fitriani, F., Afelya, T. I., & Nurfa’izah, D. A. (2024). Factors affecting self-management of hypertension patients. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 7(2), 141–146. https://doi.org/10.47539/jktp.v7i2.410
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Hipertensi penyakit paling banyak diidap masyarakat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khairiah, M., & Salmiyati, S. (2019). Hubungan antara tingkat stres dengan tingkat kekambuhan pada penderita hipertensi di Puskesmas Seyegan, Sleman, Yogyakarta. Naskah Publikasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Maingunprasodjo, S. A. I. (2017). Mengisi hari tua dengan bahagia. Jakarta: Pradipta Publishing.
Mirani, M. M., Jumaini, & Marni, E. (2021). Gambaran tingkat kecemasan pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Jurnal Medika Hutama, 2(2), 480–488.
Mutaqin, A. (2017). Asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem kardiovaskuler dan hematologi. Jakarta: Salemba Medika.
Naifi, S. U. I., & Putriningtyas, N. D. (2023). Faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi masyarakat pesisir (Studi pada masyarakat wilayah kerja Puskesmas Kedung II Jepara). Journal of Nutrition College, 12(1), 53–60.
National Heart, Lung, and Blood Institute. (2017). Advancing heart, lung, blood, and sleep research & innovation. U.S. Department of Health and Human Services.
Nuranita, N., et al. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada wanita menopause di Posyandu Banjartengah Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(4), 1001–1007.
Nurfitri, S., et al. (2021). Hubungan tingkat kecemasan terhadap peningkatan tekanan darah pada lansia di Puskesmas Jumpandang Baru. Window of Nursing Journal, 4(2), 343–352.
Prainahatin, A. L., et al. (2023). Kecemasan lansia dengan hipertensi terhadap kualitas hidupnya. Jurnal Surya Meda, 5(2), 161–174.
Rahmah, D. (2020). Patofisiologi hipertensi. https://www.alomedika.com/penyakit/kardiologi/hipertensi/patofisiologi.
Ramdan, M. I. (2019). Uji reliabilitas dan validitas skala penilaian kecemasan Hamilton (HAM-A) versi bahasa Indonesia untuk mengukur stres kerja pada perawat. Jurnal Ners, 14(1), 33–40.
Ramdani, H. T., et al. (2017). Hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan ‘Aisyiyah (JKA), 4(1), 37–45.
Riskesdas Jawa Timur. (2022). Hasil utama Riskesdas 2021 Provinsi Jawa Timur. Surabaya: Kementerian Kesehatan RI, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Sari, D., et al. (2018). Hubungan tingkat stres dengan hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru. Collaborative Me.
Situmorang, F. D., & Wulandari, I. S. M. (2020). Hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada anggota Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Parongpong. Kaibai Journal of Nursing, 2(1), 11–18..
Stuart, G. W., & Sundeen, S. J. (2017). Keperawatan psikiatrik: Buku saku keperawatan jiwa (Edisi ke-5). Jakarta: EGC.
World Health Organization. (2022). A global brief on hypertension: Silent killer, global public health crisis. Geneva: WHO.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Septaria Cahyaningtya Arum, Reny Tri Febriani, Puguh Raharjo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Keperawatan Tropis Papua (JKTP) agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant Jurnal Keperawatan Tropis Papua (JKTP) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License CC-BY-SA that allows others to remix, adapt, build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication and initial publication in this journal.
Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Most read articles by the same author(s)
- Windi Astuti, Puguh Raharjo, Sismala Harningtyas, Hubungan sikap dan kepatuhan perawat terhadap penggunaan alat pelindung diri di instalasi rawat inap rumah sakit swasta di Malang , JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA: Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER 2025










