SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROGRAM PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI KABUPATEN JAYAWIJAYA, PAPUA

https://doi.org/10.47539/jktp.v1i1.16

Authors

  • Muhamad Sahiddin
  • Theresia Resubun Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya

Keywords:

Sumber daya manusia, penanggulangan, HIV/AIDS, Jayawijaya

Abstract

Angka penderita HIV/AIDS yang tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan di Kabupaten Jayawijaya. Keadaan sumber daya manusia dari sisi jumlah, kualifikasi, distribusi dan kapasitas menjadi salah satu faktor utama dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Jayawijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keadaan sumber daya manusia dalam program penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Jayawijaya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam pada 18 inforaman dan 1 kelompok Focus Group Discussion (FGD). Penentuan informan penelitian dengan prosedur purposive, yang terdiri pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah, Kepala Puskesmas, Pemegang Program HIV/AIDS dan Non Government Organization. Hasil penelitian menunjukkan sumber daya manusia untuk program penanggulangan HIV AIDS di Kabupaten Jayawijaya masih terjadi masalah pada sisi jumlah, kualifikasi, distribusi maupun peningkatan kapasitasnya. Kekurangan tenaga HIV AIDS terjadi pada tingkat Dinas Kesehatan dan Unit Pelayanan di Puskesmas. Hal ini menyebabkan penumpukan beban kerja tenaga karena harus merangkap sebagai programer kegiatan lainnya. Jenis tenaga HIV AIDS yang tidak mencukupi adalah tenaga analis kesehatan (tenaga laboratorium), tenaga apoteker, dokter, dan tenaga konselor HIV AIDS. Distribusi tenaga kesehatan masih banyak yang berpusat di daerah perkotaan. Dari sisi peningkatan kapasitas, Dinas Kesehatan telah rutin melakukan pelatihan kepada tenaga HIV AIDS, tetapi masalah yang terjadi adalah adanya fenomena pindah tugas tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiatoba. (2014). Integrasi Upaya Penanggulangan HIV dan AIDS dalam Kerangka Sistem Kesehatan Nasional Di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. Monokwari: Universitas Negeri Papua.

Aji P. G. P., Hidayat Z., & Rostyaningsih D. (2016). Implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Penanggulangan HIV/AIDS Di Kabupaten Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 5(3).

Bärnighausen T., Bloom D. E., & Humair S. (2016). Human Resources for Treating HIV/AIDS: Are the Preventive Effects of Antiretroviral Treatment a Game Changer? PLoS ONE, 11(10).

Darmawansyah., Rahmadanim S., Syafar M., Balqis., & Arifin A. (2014). The analysis of factors affecting the use of VCT service for high-risk group infected with HIV/AIDS in Makassar. International Journal of Research in Health Sciences, 2(4).

Dinas Kesehatan Papua. (2017). Laporan Kejadian HIV AIDS di Papua. Jayapura. Papua: Dinas Kesehatan.

Farahani M., Price N., El-Halabi S., Mlaudzi N., Keapoletswe K., Lebelonyane R., Marlink R. (2016). Impact of Health System Inputs on Health Outcome: A Multilevel Longitudinal Analysis of Botswana National Antiretroviral Program (2002-2013). PLoS ONE, 11(8).

Feranika. (2015). Implementasi Program Penanggulangan HIV Dan AIDS Di Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Tanjungpinang. (Magister), Universitas Maritim Raja Haji, Tanjung Pinang.

Flores S. A., Purcell D. W., Fisher H. H., Belcher L., Carey J. W., Courtenay-Quirk. (2016). Shifting Resources and Focus to Meet the Goals of the National HIV/AIDS Strategy: The Enhanced Comprehensive HIV Prevention Planning Project, 2010–2013. Public Health Reports, 131(1), 52-58.

Kemenkes RI. (2017). Situasi dan Analisis HIV AIDS. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta: Kementrian kesehatan Republik Indonesia.

KPA. (2010). Strategi dan Rencana Aksi Nasional Penanggulangan HIV dan AIDS tahun 2010-2014. Jakarta: Komisi Penanggulangan AIDS.

Lourenço L., Lima V. D., Heath K., Nosyk B., Gilbert M., Colley G. (2014). Process Monitoring of an HIV Treatment as Prevention Program in British Columbia, Canada. Journal of acquired immune deficiency syndromes (1999), 67(3), 94-109.

Trisnantoro L. (2007). Pelaksanaan Desentralisasi Kesehatan di Indonesia 2000 - 2007. Jogjakarta: Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Gadja Mada.

UNICEF Indonesia. (2012). Ringkasan Kajian: Respon terhadap HIV & AIDS. Jakarta: UNICEF Indonesia.

Published

2018-09-30

How to Cite

Sahiddin, M., & Resubun, T. (2018). SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROGRAM PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI KABUPATEN JAYAWIJAYA, PAPUA. JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.47539/jktp.v1i1.16

Issue

Section

Article Research